Lekok, 6 Januari 2026 — Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Lekok kembali menggelar kegiatan Rutinan MDS Rijalul Ansor (Ngaji Aswaja) di Balai Desa Branang, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa malam (6/1) ba’da Isya’. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 70 orang peserta, terdiri dari perangkat desa, sahabat Ansor-Banser, masyarakat, serta para tokoh agama setempat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kosim, Kepala Desa Branang sekaligus Kasatkorcab Banser Kabupaten Pasuruan, Gus Syadad selaku Pembina PAC GP Ansor Lekok, serta sejumlah pengurus dan kader Ansor-Banser dari berbagai ranting di wilayah Lekok.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Diba’, dilanjutkan Yasin-Tahlil, mmenyanyikan lagu kebangsaan dan Mars Ansor-Banser, sambutan-sambutan, Ngaji Aswaja, dan ditutup dengan doa bersama.

Dalam sesi Ngaji Aswaja, Gus Ach. Yunus Bahrus Sahil, yang sekaligus Ketua PAC GP Ansor Lekok menyampaikan pesan penting agar kader Ansor-Banser terus menebar kemanfaatan bagi sesama. “Tugas Ansor dan Banser adalah melakukan kemanfaatan untuk orang lain. Kebaikan harus tampak dan menjadi identitas kita,” tegas Gus Yunus.

Sementara itu, Kosim dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga nilai dan tradisi keagamaan yang telah diwariskan para ulama. “Menjaga dan menjalankan tradisi keagamaan yang ada di NU adalah bentuk cinta kita kepada ulama dan bangsa,” ujar Kasatkorcab Banser Kabupaten Pasuruan tersebut.

Selain pengajian, kegiatan juga diwarnai dengan santunan kepada 10 kaum dhuafa’ sebagai bentuk kepedulian sosial Rijalul Ansor terhadap masyarakat sekitar.

Ketua PAC GP Ansor Lekok menyampaikan apresiasi atas antusiasme jamaah dan seluruh pihak yang turut berpartisipasi. “Acara seperti ini sangat bagus. Semoga rutinan ini terus berjalan dan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Kegiatan Rutinan MDS Rijalul Ansor diharapkan terus menjadi ruang spiritual dan sosial yang menguatkan ukhuwah, meneguhkan tradisi Aswaja, serta menumbuhkan semangat pengabdian kader Ansor-Banser di tengah masyarakat.