PASURUAN – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Khotmil Qur’an dan Kajian Ilmiah Kaderisasi dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an 1447 Hijriyah, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula Musholla Al Fatoni, Bakalan, Purwosari, dan diikuti oleh 32 pengurus harian serta beberapa pengurus cabang yang mayoritas berasal dari bidang kaderisasi PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan, baik dari unsur Ansor, Rijalul Ansor, maupun Satkorcab Banser.

Kegiatan diawali dengan kajian ilmiah kaderisasi yang membahas konsep pengkaderan GP Ansor Kabupaten Pasuruan yang direncanakan kembali berjalan mulai April 2026 mendatang. Dalam forum tersebut, para peserta tidak hanya merumuskan model kaderisasi ke depan, tetapi juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kaderisasi tiga matra yang telah dilaksanakan pada Desember tahun lalu.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan, Sahabat Abd Karim, menegaskan bahwa forum kajian ilmiah kaderisasi menjadi bagian penting dalam memperkuat gerakan organisasi. Menurutnya, Ansor dan Banser memiliki tanggung jawab besar untuk terus bergerak melakukan pengkaderan secara sistematis.

“Ansor dan Banser memang memiliki tugas untuk bergerak dan mengkader. Karena itu, mekanisme kaderisasi harus terus disempurnakan agar sesuai dengan kearifan lokal yang ada di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Kaderisasi PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan, Hendra Eko P., menyampaikan bahwa ke depan tim kaderisasi cabang akan lebih intensif dalam mengawal pelaksanaan pelatihan kaderisasi di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC).

Menurutnya, pengawalan tersebut penting agar proses kaderisasi tidak sekadar formalitas, melainkan benar-benar mampu melahirkan kader yang kuat secara ideologi dan militansi organisasi.

“Ke depan, tim kaderisasi PC akan lebih mengawal pelaksanaan kaderisasi yang diadakan di setiap PAC. Harapannya, kader yang lahir bukan hanya banyak secara jumlah, tetapi juga memiliki militansi dan komitmen kuat terhadap organisasi,” katanya.

Setelah sesi kajian ilmiah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Khotmil Qur’an yang diikuti oleh seluruh pengurus cabang yang hadir hingga menjelang waktu berbuka puasa. Suasana khidmat terasa ketika para peserta secara bergantian membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an sebagai bentuk syukur sekaligus refleksi spiritual di bulan Ramadan.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut juga dibahas sejumlah agenda organisasi, termasuk persiapan pendirian Posko Lebaran 2026 serta pembagian tim pengamanan dan pelayanan masyarakat berdasarkan zona wilayah di Kabupaten Pasuruan.

Melalui kegiatan ini, PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan berharap momentum Nuzulul Qur’an tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga menjadi penguat spiritual dan organisatoris bagi kader Ansor dan Banser dalam menjalankan khidmat kepada agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.