
Pasuruan – PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan Latihan Instruktur 1 (LI 1) sebagai ikhtiar memperkuat kaderisasi dan menjaga kesinambungan perjuangan GP Ansor. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Permata Biru, Prigen, pada Jumat–Minggu, 12–14 Desember 2025.
LI 1 menjadi ruang pengkaderan strategis bagi kader-kader terpilih untuk dipersiapkan sebagai instruktur Ansor yang memiliki kapasitas keilmuan, kematangan sikap, serta militansi dalam mengabdi kepada jam’iyah, umat, dan bangsa.
Pembukaan kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan, H. Abdul Karim, Dewan Instruktur PW GP Ansor Jawa Timur H. Basori dan H. Waladi Imaduddin Kadmi, serta Ketua Bidang Kaderisasi PW GP Ansor Jawa Timur, Samsul Mashudi. Kehadiran para pimpinan dan instruktur ini menjadi peneguhan bahwa kaderisasi merupakan agenda utama organisasi.
Dalam sambutannya, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril, menegaskan bahwa kaderisasi adalah ruh gerakan Ansor. Ia menyampaikan bahwa kekuatan organisasi terletak pada kesungguhan dalam menyiapkan kader yang berakhlak, berilmu, dan siap berkhidmah.
“Kaderisasi adalah napas organisasi. Selama proses ini terus dijaga, Ansor akan tetap tegak dalam mengawal Nahdlatul Ulama, bangsa, dan umat,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa perjuangan Ansor tidak diukur dari senjata, melainkan dari kualitas dan keteguhan kadernya.
“Ansor tidak bersenjata, namun kader-kader Ansor itulah kekuatan sesungguhnya,” tandasnya.
Selama pelaksanaan LI 1, peserta mendapatkan pembekalan materi meliputi metodologi instruksional, kepemimpinan, pemetaan organisasi, serta penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah. Diharapkan, para peserta mampu menjadi penggerak kaderisasi yang istiqamah dan bertanggung jawab di berbagai tingkatan struktur organisasi.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan menegaskan komitmennya untuk terus merawat kaderisasi sebagai jalan khidmah, menjaga soliditas organisasi, serta memastikan GP Ansor tetap hadir dan relevan dalam menjawab tantangan keumatan dan kebangsaan.